Indonesia Promosikan Pulau Terluar
URIMESING KAMP | Selasa, 20 Juli 2010 |
JAKARTA – Mayor Daniel Bernardi merupakan salah seorang personel Angkatan Laut Amerika Serikat yang bertugas di bagian Media Publikasi Pacific Partnership 2010 menjelaskan tentang kegiatan USNS Mercy, bahwa kapal rumah sakit komando angkutan militer laut USNS Mercy (T-AH 19) meneruskan perjalanannya di Indonesia dengan tujuan akhir Ambon dari 26 Juli sampai dengan 4 Agustus sebagai bagian dari Pacific Partnership 2010 dan Sail Banda.
Kapal ini bergabung di Ambon dengan 2 kapal Australia, Pacific Partnership 2010 merupakan misi ke lima dari serangkaian misi tahunan Armada Pacific A.S. yang dilakukan di Indonesia sebagai latihan penanggulangan bencana yang ditujukan untuk memperkuat kerjasama regional dan meningkatkan kemampuan operasi dengan Negara tuan rumah, negara-negara sahabat, dan organisasi kemanusiaan dan bantuan internasional.
Negara-negara yang terlibat Pacific Partnership 2010 di Indonesia termasuk para profesional di bidang kesehatan dan insinyur dari Australia, Kamboja, Kanada, Indonesia, Selandia Baru, Inggris, dan anggota militer Amerika Serikat. Juga ada Lembaga Swadaya Masyarakat seperti HOPE Worldwide; Latter-day Saint Charities; Project HOPE; UCSD Pre-Dental Society; Vets without Borders; dan World Vets berada di kapal Mercy untuk membantu melayani kesehatan masyarakat Ambon dan daerah sekitar pulau itu.
Sail banda adalah serangkain acara yang diprakarsai oleh pemerintah Indonesia untuk mempromosikan masa depan pulau-pulau kecil. Dengan fokus kepada ekologi, konservasi, dan kesadaran lingkungan, Sail Banda 2010 diharapkan untuk bisa mengulang sukses Bunaken Sail 2009 dengan membawa beberapa negara memperkuat persahabatan dan membangun kerjasama dan pengertian yang sama.
Acara-acara termasuk seminar, atraksi kebudayaan, pameran produk-produk, dan pelayanan sosial yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 12 Juli sampai tanggal 15 Agustus. Partisipasi Mercy termasuk klinik gigi dan kesehatan dan proyek konstruksi di Ambon dan luar Ambon, termasuk pulau seram. Ini merupakan kunjungan ketiga Mercy ke Indonesia.
Setelah bencana tsunami pada bulan December 2004 yang menimpa Asia Tenggara dan daerah Samudra India, Mercy ditugaskan untuk mendukung usaha penanggulangan internasional. Pada tahun 2006 Mercy sekali lagi ditugaskan sebagai bagian dari penugasan lima bulan yang meliputi program penanggulangan kesehatan di Banglades, Timor-Leste dan Filipina.
Mercy sudah menyelesaikan dua misi pertama Pacific Partnership 2010 ke Vietnam dan Kamboja, begitu juga dengan kunjungan ke Indonesia di wilayah Propinsi Maluku Utara, dimana Tim kesehatan dan insinyur bangunan melayani bantuan kesehatan dan proyek konstruksi di daerah itu. “Pacific Partnership 2010 terus melangkah ke daerah baru. Sebagai contoh, selama kunjungan ke Kamboja, mengirim tim kesehatan sejauh 320 mil dari Mercy untuk mencapai daerah pedalaman,” kata Komandan Pacific Partnership 2010 Kapten Lisa Franchetti.
Ketika di Indonesia, Pacific Partnership mencapai tingkat baru dalam arti mampu untuk berusaha menggabungkan acara penting negara lain sebagai upaya kesempatan kerjasama dan persahabatan di tingkat yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh Pacific Partnership.
Sumber: Dispenar