Photo by Arthur Manuputty
Menko Kesra Lepas Sail Banda 2010 di Darwin
URIMESING KAMP | SAIL BANDA 2010 | Rabu, 21 Juli 2010
JAKARTA – Menko Kesra Agung Laksono dijadwalkan melepas peserta Sail Banda 2010 di Darwin, Australia pada Sabtu 24 Juli.
“Menko Kesra akan didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, dan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu,” terang Kepala Biro Informasi dan Persidangan Kemenko Kesra, Dr Syafri Burhanuddin DEA kepada Pos Kota, Rabu (21/7) di Jakarta.
Ia menambahkan rombongan akan berangkat ke Darwin pada 22 Juli 2010 untuk melepas 46 perahu dari mancanegara menuju Laut Banda.
Syafri mengatakan, Sail Banda bertujuan mempromosikan potensi wisata bahari, sekaligus meyakinkan dunia bahwa Maluku benar-benar telah aman.
Peserta dijadwalkan tiba di Banda pada 27 Juli 2010 dan berbagai atraksi seni maupun budaya khas Maluku telah disiapkan untuk penyambutan. “Termasuk lokasi wisata bawah laut, sejarah dan agrowisata akan membuat para tamu mancanegara terpesona,” ujarnya.
Setelah menikmati aneka pesona wisata di Banda yang telah ditetapkan Unesco sebagai salah satu warisan budaya dunia itu, peserta akan melanjutkan pelayaran ke Ambon dan dijadwalkan tiba berkisar 31 Juli hingga 2 Agustus 2010.
Disebutkan, berbagai komponen bangsa di Maluku siap menjadi tuan rumah perhelatan kegiatan bahari bertaraf internasional yang tujuan jangka pendeknya sudah terlihat melalui pembangunan maupun pembenahan sarana dan prasarana, baik umum maupun sosial, termasuk bakti Surya Baskara Jaya (SBJ) antusias dihadiri masyarakat untuk pengobatan gratis.
Puncak Sail Banda dijadwalkan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Ambon pada 3 Agustus 2019. Presiden bakal mencanangkan Maluku sebagai lumbung ikan nasional dan penyerahan bantuan renovasi Masjid Raya Alfatah serta Gereja Maranatha dan Santo Paulus.
Kepala Negara juga akan menandatangani sampul pertama perangko Sail Banda, meninjau ke kapal USNS Mercy, KRI Soeharso, dan menyaksikan perahu-perahu peserta.
Atraksi fly pass lima pesawat Sukhoi TNI AU dan 90 penerjun payung juga menyemarakkan puncak Sail Banda.
Sumber: Pos Kota